Sejarah

5 AGUSTUS 1950
Angkatan Laut Kerajaan Belanda menyerahkan Marine Hospital Surabaya kepada ALRI. Dengan adanya peristiwa itu maka lahirlah RSAL Surabaya yang menempati sayap timur RS Karang Menjangan, dengan kapasitas 129 tempat tidur.
1958 - 1962
Menyiapkan personil medis dan tim bedah yang mengawaki kapal Rumah Sakit untuk mendukung Operasi Merdeka I dan Operasi Jaya Wijaya
1962 - 1970
Peresmian RSAL Wonocolo oleh Panglima Kodamar dan dimulai kegiatan Penelitian Bawah Air bersama FK Unair. Selain mendukung Operasi TNI AL juga digunakan untuk mendukung kesehatan anggota TNI beserta keluarganya
20 Februari
berdasarkan surat keputusan kasal nomor : skep/ 5401.2/ ii/ 1974 tanggal 20 pebruari 1974 tentang pemberian nama kepada r.s.a.l. surabaya menjadi rumkital dr. ramelan
14 Mei 1974
RUMKITAL Dr. RAMELAN peranannya ditingkatkan menjadi rumah sakit Tingkat I atau pusat rujukan ABRI untuk wilayah Indonesia Timur. sejak itu RUMKITAL DR. RAMELAN bertugas mendukung satuan-satuan operasional ABRI, yang sedang melaksanakan operasi-operasi atau latihan di wilayah Indonesia Timur, dengan pembentukan team bedah mobil dan menampung penderita akibat operasi dan latihan.
1974 s/d Sekarang
RUMKITAL Dr. RAMELAN melaksanakan pembangunan dan pengembangan di hamper semua sector diantaranya Unit Rawat Jalan, Unit Rawat Inap, Gedung Serba Guna, Masjid Ash Shihah, Navy Spa, Gedung Radioterapi dan Taman Observasi Anak Jala Puspa yang diresmikan oleh Presiden RI















