INFORMASI PELAYANAN > Hak & Kewajiban

Hak & Kewajiban

Hak & Kewajiban Rumah Sakit

Hak & Kewajiban >>

KEWAJIBAN dan HAK RUMAH SAKIT

(UU no. 44 Tahun 2009 : UU tentang Rumah Sakit pasal 29 dan 30)

 

Kewajiban

(1) Setiap Rumah Sakit mempunyai kewajiban :

a.    memberikan informasi yang benar tentang pelayanan Rumah Sakit kepada masyarakat;

b.    memberi pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi, dan efektif dengan
       mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan Rumah Sakit;

c.    memberikan pelayanan gawat darurat kepada pasien sesuai dengan kemampuan
       pelayanannya;

d.    berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan pada bencana, sesuai dengan
       kemampuan pelayanannya;

e.    menyediakan sarana dan pelayanan bagi masyarakat tidak mampu atau miskin;

f.    melaksanakan fungsi sosial antara lain dengan memberikan fasilitas pelayanan pasien
      tidak mampu/miskin, pelayanan gawat darurat tanpa uang muka, ambulan gratis,
      pelayanan korban bencana dan kejadian luar biasa, atau bakti sosial bagi misi
      kemanusiaan;

g.   membuat, melaksanakan, dan menjaga standar mutu pelayanan kesehatan di Rumah
      Sakit sebagai acuan dalam melayani pasien;

h.   menyelenggarakan rekam medis;

i.    menyediakan sarana dan prasarana umum yang layak antara lain sarana ibadah, parkir,
     ruang tunggu, sarana untuk orang cacat, wanita menyusui, anak-anak, lanjut usia;

j.     melaksanakan sistem rujukan;

k.    menolak keinginan pasien yang bertentangan dengan standar profesi dan etika serta
      peraturan perundang-undangan;

l.    memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai hak dan kewajiban pasien;

m.  menghormati dan melindungi hak-hak pasien;

n.   melaksanakan etika Rumah Sakit;

o.   memiliki sistem pencegahan kecelakaan dan penanggulangan bencana;

p.   melaksanakan program pemerintah di bidang kesehatan baik secara regional maupun
     nasional;

q.   membuat daftar tenaga medis yang melakukan praktik kedokteran atau kedokteran gigi
     dan tenaga kesehatan lainnya;

r.   menyusun dan melaksanakan peraturan internal Rumah Sakit (hospital by laws);

s.   melindungi dan memberikan bantuan hokum bagi semua petugas Rumah Sakit dalam
     melaksanakan tugas; dan

t.   memberlakukan seluruh lingkungan rumah sakit sebagai kawasan tanpa rokok.

(2) Pelanggaran atas kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenakan sanksi admisnistratif berupa:

a.    teguran;

b.    teguran tertulis; atau

c.    denda dan pencabutan izin Rumah Sakit.

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban Rumah Sakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri.

 

Hak Rumah Sakit

(1)  Setiap Rumah Sakit mempunyai hak:

a.  menentukan jumlah, jenis, dan kualifikasi sumber daya manusia sesuai dengan klasifikasi Rumah Sakit;

b.  menerima imbalan jasa pelayanan serta menentukan remunerasi, insentif, dan penghargaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c.  melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka mengembangkan pelayanan;

d.  menerima bantuan dari pihak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan;

e.  menggugat pihak yang mengakibatkan kerugian;

f.   mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan pelayanan kesehatan;

g.  mempromosikan layanan kesehatan yang ada di Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

h.  mendapatkan insentif pajak bagi Rumah Sakit publik dan Rumah Sakit yang ditetapkan sebagai Rumah Sakit pendidikan.

(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai promosi layanan kesehatan sebagaimana dmaksud pada ayat (1) huruf g diatur dengan Peraturan Menteri.

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai insentif pajak sebagaimana dmaksud pada ayat (1) huruf h diatur dengan Peraturan Pemerintah.

 

Last changed: Jul 10 2013 at 8:51 AM

Back